Pengadilan Arbitrase Olahraga (Ch) menolak banding “Lokomotiv” Moskow dan mengukuhkan keputusan FIFA Atas pembayaran “Mariupol” Ukraina sebesar hampir €50.000 sebagai kompensasi atas persiapan bek Mark Mampassi.
Mampassi, seorang mahasiswa Akademi Shakhtar Donetsk, pindah ke Lokomotiv pada tahun 2021 setelah dipinjamkan ke Mariupol. Klub Ukraina tersebut mengajukan keluhan kepada FIFA dengan menuntut kompensasi atas pelatihan pemain sepak bola tersebut, yang disetujui oleh Federasi Internasional. Setelah Lokomotiv menolak membayar kompensasi, kasus tersebut dirujuk ke Pengadilan Arbitrase Olahraga, yang menguatkan keputusan FIFA. Mampassi, 22 tahun, kini dipinjamkan ke klub Belgia Cortrait. Kontraknya dengan Lokomotiv berlaku hingga 2026. Musim lalu, ia memainkan 14 pertandingan dan mencetak satu gol. Nilai pasar pemain tersebut diperkirakan mencapai €700.000.